Ribas Eh, udah denger kan lagu Butiran Debu yang dinyayiin sama Rumor. Liriknya bagus banget. Lagu ini nge-booming waktu dinyanyiin Sean, Finalis Indonesia Idol 2012, di atas panggung Indonesia Idol baru-baru ini. Tapi saya bukan mau ngomongin tentang Rumor-nya. Saya mau ngebahas yang nyiptain lagu itu. Siapa lagi kalo bukan Ribas. Yah, Ribas. Seorang penyanyi solo, composer juga pencipta lagu yang berasal dari Makassar. Ribas itu nama panggilannya. Nama lengkapnya sih Muhammad Ridho Abbas, yang tak lain adalah adik kandungnya Farhat Abbas, pengacara kondang yang juga suami dari penyanyi Nia Daniati. Tahu kan Nia Daniati? Kalo kalian tahu berarti saya sudah bisa tebak kalian dari angkatan tahun kapan. hehehe! Ribas itu multi talent banget dalam bermusik. Menurut saya, Ribas ini penyanyi sekaligus pencipta lagu yang hebat. Dia mahir banget menciptakan lirik lagu yang putis tapi nggak norak. Pertama kali saya tahu tentang Ribas itu waktu masih sekolah kedinasan di Bandung dulu. I...
Ribas Akhir-akhir ini saya udah jarang banget buka blog ini lagi. Bukannya males, tapi emang kemarin-kemarin lagi sibuk de-el (baca : Dinas Liar) sama teman-teman sebidang. Jadinya ya gitu, intensitas saya di kantor beberapa minggu kemarin buat internetan jadi berkurang. Kebanyakan tugas lapangan. Ehm, saya memang pegawai durjana. Eniwei, saya lagi antusias sama sosok Ribas. Dari dulu sih sebenarnya. Kalau yang belum tahu Ribas itu siapa, biar saya jelasin dulu. Ribas itu nama sebenarnya Mohammad Ridha Abbas. Biasanya sering dipanggil Ribas, Bang, Rid atau Bro. Hahaha! Nggak ding, becanda. Sebenarnya saya nggak pernah ketemu dia, cuma pingin SKSD aja. Terus, usianya Ribas berapa, Pick? Kalo itu saya nggak tahu, nggak pernah ngelihat KTP-nya soalnya. Yang pasti ,secara garis besar Ribas itu seorang singer, composer, song writer juga producer dari Circusrecs. Keren kan? Salah satu buah karyanya yang fenomenal adalah lagu Butiran Debu yang dinyanyikan oleh Rijja Abbas (dulu : R...
Akhir November tahun lalu saya didiagnosa Kanker oleh dokter. April 2016, saya melakukan operasi pengangkatan tumor. Bulan berikutnya, melakukan proses kemoterapi pertama. Dan bulan ini, baru-baru saja saya juga melakukan kemoterapi siklus ke-2. Sebuah proses penyembuhan berjenjang yang panjang. Dimana saya masih harus melakukan 2X siklus kemoterapi lagi per 4 minggu sebelum evaluasi. Evaluasi yang sangat saya harapkan bahwa hasilnya akan baik. Isteriku, adalah penyemangatku Bagi saya menjalani semua ini sangat berat. Terutama buat mental dan psikis saya pribadi. Iya, kanker merupakan sebuah momok yang menakutkan bagi semua orang. Termasuk saya. Dimana kita harus dihadapkan sama penyakit kronis. Seperti merasa bahwa inilah akhir dari segalanya. Sangat mengerikan. Ketika divonis kanker, saya shock, merasa takut dan tak jarang juga yang merasa dunia telah berakhir. Pikiran saya tertuju pada anak istri serta keluarga, yang pasti kalian tahu bagaimana sedihnya saya membayangkan merek...
Comments
Post a Comment